Portal7.my.id || Surabaya, 26 Agustus 2026 — Presiden Republik Indonesia H.Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) sebagai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional.
Peluncuran program tersebut turut dihadiri Komandan Kodaeral V Laksda TNI Ali Triswanto, S.E., M.Si., mewakili Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali di PLTS Site Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali, Selasa (25/8/2026). Program ini diawali dengan peluncuran 14 PLTS yang tersebar di enam provinsi dengan total kapasitas mencapai 5,3 GWp.
Dalam sambutannya,Bapak Presiden H. Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi atas peluncuran PLTS 100 gigawatt untuk bangsa Indonesia. Kepala Negara pun menyampaikan keseriusan atas program ini yang ditargetkan mencapai 100 gigawatt dalam 3 tahun.
Sementara itu, dalam laporannya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyampaikan bahwa program ini merupakan program strategis yang berdampak positif secara signifikan pada sejumlah aspek. Melalui program ini, pemerintah dapat melakukan penghematan APBN, penghematan diesel, penciptaan lapangan kerja, hingga penurunan emisi karbon.
“Total investasinya dari 100 gigawatt adalah kurang lebih sekitar USD73 miliar atau setara dengan Rp1.140 triliun lebih. Dari total pekerjaan ini bisa kita melakukan efisiensi terhadap subsidi setiap tahun Rp73,9 triliun, bisa menciptakan lapangan pekerjaan sekitar 5,52 juta lapangan kerja,” kata Menteri ESDM.
Program PLTS 100 GWp tersebut merupakan hasil sinergi lintas sektor yang melibatkan berbagai kementerian dan lembaga, termasuk dukungan TNI dan Polri dalam memastikan rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman dan lancar.
Menteri ESDM menyampaikan apresiasi kepada TNI, Polri, serta seluruh kementerian dan lembaga yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program tersebut.
Peluncuran PLTS 100 GWp menjadi momentum penting bagi percepatan transformasi energi Indonesia. Melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, pemerintah menargetkan pemanfaatan energi surya dapat terus berkembang sekaligus memberikan manfaat bagi perekonomian, penciptaan lapangan kerja, penghematan anggaran negara, dan penguatan ketahanan energi nasional.
Dinas Penerangan Kodaeral V.
(Red)
View
